Pemerintah mulai membuka opsi pemberian insentif baru untuk kendaraan listrik, baik mobil maupun sepeda motor, guna mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di dalam negeri.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan bahwa wacana insentif ini mencuat dalam pertemuan dengan pelaku industri otomotif yang tergabung dalam Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).
Kendati demikian, ia menegaskan belum ada keputusan final terkait bentuk maupun besaran insentif tersebut. Pemerintah masih akan melanjutkan pembahasan guna mencari formulasi kebijakan yang paling efektif dan tepat sasaran.
“Diskusinya belum selesai, nanti masih akan ketemu lagi dengan mereka,” kata Purbaya, Jumat (10/4).
Tak hanya mobil listrik, pemerintah juga membuka peluang pemberian insentif untuk sepeda motor listrik. Namun, pembahasan kebijakan ini dinilai lebih kompleks karena memerlukan koordinasi lintas kementerian, khususnya dengan Kementerian Perindustrian.
“Kita akan bicarakan, tapi kira-kira akan ada insentif untuk motor listrik yang baru. Yang baru yang saya pikir, yang lama sih bukan saya yang tangani,” imbuh Purbaya.
Di tengah upaya mendorong transisi energi, arah kebijakan insentif ini menjadi krusial. Tanpa dukungan fiskal yang tepat, penetrasi kendaraan listrik dikhawatirkan berjalan lebih lambat dari target pemerintah.
Sumber : Harian Kontan, Senin, 13 April 2026.

WA only
Leave a Reply