Dirjen Bea Cukai: Penerimaan Tahun Ini Positif

Revisi undang-undang ketentuan pajak batal rampung dalam tahun ini
November 26, 2018
Revisi undang-undang PPh dan PPN stagnan
November 26, 2018

BANYUWANGI. Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencatat realisasi dari target penerimaan di 2018 hingga 22 November berjalan dengan baik. Bahkan ada yang sudah melampaui target seperti bea keluar.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi menjabarkan, untuk capaian bea masuk sebesar Rp34,37 triliun atau 96,29% dari target Rp35,7 triliun.

“Kalau tahun 2017 realisasi Rp30,2 triliun atau tumbuh 4,17%. Sampai 22 November 2018 untuk bea keluar sudah Rp34,37 triliun,” ujarnya, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/11/2018).

Kemudian, lanjut Heru, untuk cukai realisasi sudah Rp117,8 triliun dari target Rp155,4 triliun. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp104,1 triliun atau tumbuh Rp13,76 triliun.

Heru mengatakan, cukai sendiri terdiri dari cukai hasil tembakau, di mana saat ini realisasinya sudah Rp112,45 triliun atau 75,86% dari target Rp148,23 triliun.

“Tahun lalu periode yang sama Rp99,5 triliun atau tumbuh Rp12,86 triliun. Sedangkan minuman keras targetnya Rp6,5 triliun, kita sudah dapat Rp5,24 triliun atau 80,54%, tahun lalu hanya Rp4,53 triliun,” terangnya.

Sementara itu, untuk bea keluar dari target Rp3 triliun, realisasi hingga saat ini sudah dua kali target sebesar Rp6,4 triliun atau 201,32%. Jika ditotal dari Rp144,1 triliun target, Bea dan Cukai mencatat realisasinya sudah Rp158 triliun atau tumbuh dari tahun kemarin sebesar Rp137,67 triliun atau 20,6 triliun.

“Dengan demikian kalau dibandingkan dengan tahun lalu total seluruhnya 14,9% atau sekitar 15%,” tuturnya.

Sedangkan penerimaan pajak dan dalam rangka impor telah mencapai Rp163,55 triliun atau tumbuh dibandingkan tahun lalu sebesar Rp128,77 triliun. Kemudian PPh pasal 22 impor mendapat Rp48,5 triliun atau tumbuh dari tahun lalu sebesar Rp38,5 triliun atau sebesar Rp10,41 triliun.

“Sehingga kalau kita total penerimaan dalam rangka impor sebesar Rp215,6 triliun atau tumbuh dari tahun kemarin sebesar Rp170,23 triliun atau sebesar 45,3%. Kalau ditotal antara pajak impor meliputi pajak dalam rangka impor dan bea masuk, keluar, pajak impor Rp250,4 triliun, total dengan cukai kita sudah berhasil mengumpulkan Rp373,94 triliun,” tuturnya.

Sumber: okezone.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

WhatsApp WA only