Shortfall Membayangi Ruang Fiskal Pemerintah

Risiko shortfall penerimaan negara pada 2026 masih membayangi dan berpotensi menekan ruang fiskal, meski penerimaan pajak awl tahun tumbuh. Direktur Riset CORE Indonesia A.Akbar Susamto memprediksi, shortfall akan berada di kisaran Rp 171 triliun hingga Rp 484 triliun. “Rentang ini menunjukan rapuhnya ruang fiskal,”ujarnya, Rabu (29/4).

Penerimaan pajak kuartal I-2026 memang naik 20,7% secara tahunan menjadi Rp 394,8 triliun, namun dinilai belum mencerminkan kekuatan struktural. Di saat yang sama, realisasi defisit sudah mencapai 34,8% dari target tahunan akibat belanja yang dipercepat.

Senada, pengamat CITA Fajry Akbar menilai, kenaikan tersebut dipengaruhi low base effect. Ia memperkirakan shortfall berkisar Rp 330 triliun hingga Rp 400 triliun, dengan tax ratio hanya 8,9% – 9,1% dari PDB. Keterlambatan restitusi pajak juga menekan likuiditas dunia usaha.

Sumber : Harian Kontan

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp WA only