Pemerintah bakal menawarkan insentif pajak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bali, yang tengah disiapkan sebagai kawasan khusus sektor keuangan. Insentif ini nantinya diharapkan bakal menarik investor untuk masuk ke wilayah tersebut.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, insentif yang diberikan sangat kompetitif, termasuk pajak hingga 0%. “Kalau dia minta saya kasih 0%. Kenapa saya kasih? Tadinya kan gak ada juga,” kata Purbaya, Senin (4/5).
Menurut Purbaya, kebijakan ini tidak semata soal insentif pajak, melainkan strategi besar untuk memperkuat ekonomi nasional. Dana yang masuk ke kawasan tersebut diharapkan dapat meningkatkan cadangan devisa sekaligus menjadi sumber pembiayaan pembangunan.
Ia menjelaskan, dana investor juga berpotensi mengalir ke instrumen keuangan domestik seperti obligasi pemerintah sehingga memperluas basis pembeli surat utang negara. “Jadi supply pembeli bond loya akan semakin banyak,” imbuh Purbaya.
Purbaya juga optimistis kebijakan tersebut akan bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Sumber : Harian Kontan, 5 Mei 2026 Halaman 2

WA only
Leave a Reply