RASIO perpajakan (tax ratio) Indonesia pada semester 1-2026 mencapai 9,32%. Angka ini menjadi yang tertinggi dalam dua tahun terakhir.
Perhitungan tersebut menggunakan formula penerimaan perpajakan dibagi produk domestik bruto (PDB) nominal. Pada semester I-2026, penerimaan perpajakan tercatat Rp 1.187,8 triliun dan PDB nominal yang tercatat sebesar Rp 12.739,3 triliun.
Jika menggunakan definisi yang lebih luas, yakni memasukkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor sumber daya alam (SDA), tax ratio semester I-2026 mencapai 10,44%, naik dari semester I-2025 sebesar 9,31%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis tax ratio Indonesia akan menyentuh angka 11% pada akhir 2026. “Karena sampai sekarang pertumbuhan pajak sudah 24%, otomatis tax ratio-nya akan naik pelan-pelan. Tapi tunggu sampai akhir tahun seperti apa angkanya, saya yakin bisa,” kata Purbaya, Rabu (5/8).
Sumber : Harian Kontan Jumat 7 Agustus 2026, Halaman 2

WA only
Leave a Reply